5.26.2012

KELULUSAN 2012

Diberitahukan bahwa Prosentase Kelulusan Siswa SMK Berdikari Jember pada tahun pelajaran 2011-2012 adalah sebesar 99,38%, dengan demikian ada yang belum berhasil lulus pada ujian tahun ini.
Marquee Text Live - http://www.marqueetextlive.com
Adapun rangking nilai tertinggi dalam Sidang Kelulusan diputuskan sebagai berikut :
Rangking 1 ILHAM ATA WOLO (XII M) dengan nilai rata-rata 8,8 (NS = 36,65)
Rangking 2 YUSUF SUGIYUKNO (XII L) dengan nilai rata-rata 8,8 (NS = 35,23)
Rangking 3 BAYU BANDORO (XII L) dengan nilai rata-rata 8,7 (NS = 34,93)

Berikut data klasifikasi pencapaian nilai Ujian Nasional tahun pelajaran 2011-2012 :


Keterangan :
UN : Nilai Ujian Nasional
NS : Nilai Sekolah
NA : Nilai Akhir (Nilai yang akan dituliskan dalam Ijazah)

Mohon maaf ada keterlambatan mengunggah Surat Keterangan Lulus, untuk itu agar bersabar, dan terus memantau telah tercantumkannya Surat Keterangan Lulus SIswa SMK Berdikari Jember, yang seharusnya bisa langsung diunduh (download) kemudian di print dan besok dimintakan tandatangan dan stempel sekolah.

Dan disampaikan bahwa Ijazah masih belum didistribusikan ke sekolah sehingga belum dapat segera mengerjakan dan Siswa dimohon jangan menanyakan dalam waktu seminggu ke depan

5.25.2012

Tidak berhasil itu ada berbagai sebab, diantaranya adalah karena diri sendiri yang menyebabkannya....
PENGUMUMAN KELULUSAN AKAN DILAKSANAKAN SABTU, 26 MEI 2012 pk.12.00
Marquee Text Live - http://www.marqueetextlive.com
PENGUMUMAN KELULUSAN SMK BERDIKARI JEMBER, akan disampaikan di rumah Siswa masing-masing, untuk itu Siswa diminta untuk menunggu di alamat yang pernah diinformasikan kepada sekolah ....
Pada saat pengumuman TIDAK ADA pengumuman kelulusan yang diberikan/dijawab/dipampang di sekolah ... Jika sampai sore pk.18.00 tidak ada Guru/Petugas sekolah yang datang ke rumah bisa melihat pengumuman melalui internet, sekaligus mendownload SURAT KETERANGAN LULUS
PENGUMUMAN KELULUSAN BARU BISA DILIHAT DI WEBSITE-WEBSITE SMK BERDIKARI JEMBER mulai pk.24.00 Berikut alamat website yang akan mencantumkan link Pengumuman Lulusan dan pengunduhan Surat Keterangan Lulus
  1. http://www.facebook.com/stmberdikari.jember
  2. http://www.facebook.com/pages/SMK-BERDIKARI-JEMBER/164477583611712
  3. http://www.smkberdikarijember.net.cc
  4. http://www.facebook.com/groups/smkberdikarijbronline
  5. http://www.smkberdikarijbr.co.cc

Informasikan berita ini kepada teman-teman Siswa Peserta Ujian Nasional 2012.

3.29.2012

FILEM LIMA ELANG

Sebagai hiburan dan pembelajaran, meski pemainnya anak-anak... dari Youtube kita saksikan filem Petualangan 5 Elang ...

3.15.2012

TUGAS WDE KELAS X DAN XI TKJ


Tugas untuk Siswa Kelas X dan XI Program Kelompok Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) ini untuk mengerjakan sebagai berikut:
BACA PETUNJUK SEBAIK-BAIKNYA - KERJAKAN SESUAI PETUNJUK - BELAJAR ITU MENGERJAKAN SENDIRI TENTANG YANG DIPELAJARI
  1. Buka halaman web smkbdkjbr.freehosting.net, klik UJIAN-UJIAN, lalu cari Produktif dan klik Teknik Komputer dan Jaringan
  2. Pada halaman web Teknik Komputer dan Jaringan, klik Ulangan, lalu pilih Kelas X atau Kelas XI
  3. Temukan soal dengan judul Ulangan Bulan Maret 2012
Tugas ini dikerjakan sejak Senin, 12 Maret 2012 hingga Kamis, 15 Maret 2012 dan jawaban harus sudah masuk ke e-mail berdikarijbr@hotmail.com dan atau berdikarijbr@hotmail.co.id; adapun cara pengirimannya dapat dipelajari di http://www.gosmartmove.co.cc

Hasil pekerjaan harus dikirimkan menggunakan akun e-mail pribadi, jika belum mempunyai akun e-mail diwajibkan membuat. Klik gambar (link) berikut ini untuk membuat/mendaftar akun e-mail di :

  
Untuk pendaftaran di Yahoo dengan berbahasa Indonesia bisa langsung ketik alamat/address webpage-nya https://www.yahoo.co.id, sedangkan jika mendaftar di Google (termasuk akun GMail) bisa diubah dalam bahasa Indonesia dengan mengklik pilihan Bahasa/Language "Indonesia" ada di kanan bawah webpage.

8.25.2011

Bocah Misterius di Bulan Ramadhan (Renungan)

Bocah itu menjadi pembicaraan dikampung. Sudah tiga hari ini ia mondar-mandir keliling kampung. Menggoda anak-anak sebayanya, menggoda anak-anak remaja diatasnya, dan bahkan orang-orang tua.

Sungguh menyebalkan, anak itu menggoda dengan berjalan kesana kemari sambil tangan kanannya memegang roti isi daging yang tampak coklat menyala. Sementara tangan kirinya memegang es kelapa, lengkap dengan tetesan air dan butiran-butiran es yang melekat diplastik es tersebut.

Pemandangan tersebut menjadi hal biasa bila orang-orang kampung melihatnya bukan pada bulan puasa! Tapi ini justru terjadi ditengahhari pada bulan puasa! Pemandangan itu semakin bertambah tidak biasa, karena kebetulan selama tiga hari semenjak bocah itu ada, matahari dikampung itu lebih terik dari biasanya.

Seorang pengurus masjid mendapat laporan dari orang-orang kampong mengenai bocah itu. Mereka tidak berani melarang bocah kecil itu. Pernah ada yang melarangnya, tapi orang itu kemudian dibuat mundur ketakutan sekaligus keheranan. Setiap dilarang, bocah itu akan mendengus dan matanya akan memberikan kilatan yang menyeramkan. Membuat mundur semua orang yang akan melarangnya.

Luqman memutuskan akan menunggu kehadiran bocah itu. Kata orang kampung, belakangan ini, setiap bakda zuhur, anak itu akan muncul secara misterius. Bocah itu akan muncul dengan pakaian lusuh yang sama dengan hari-hari kemarin dan akan muncul pula dengan es kelapa dan roti isi daging yang sama juga!

Tidak lama Luqman menunggu, bocah itu datang lagi. Benar, ia menari-nari dengan menyeruput es kelapa itu. Tingkah bocah itu jelas membuat orang lain menelan ludah. Luqman pun lalu menegurnya.. Cuma, ya itu tadi, bukannya takut, bocah itu malah mendelik hebat dan melotot, seakan-akan matanya akan keluar. “Bismillah.. .” ucap Luqman dengan kembali mencengkeram lengan bocah itu. Ia kuatkan mentalnya. Ia berpikir, kalau memang bocah itu bocah jadi-jadian, ia akan korek keterangan apa maksud semua ini.

Kalau memang bocah itu “bocah beneran” pun, ia juga akan cari keterangan, siapa dan dari mana sesungguhnya bocah itu. Mendengar ucapan bismillah itu, bocah tadi mendadak menuruti tarikan tangan Luqman. Luqman pun menyentak tanggannya, menyeret dengan halus bocah itu, dan membawanya ke rumah. Gerakan Luqman diikuti dengan tatapan penuh tanda tanya dari orang-orang yang melihatnya.

“Ada apa bapak melarang saya meminum es kelapa dan menyantap roti isi daging ini? Bukankah ini kepunyaan saya?” tanya bocah itu sesampainya di rumah Luqman, seakan-akan tahu bahwa Luqman akan bertanya tentang kelakuannya. Matanya masih lekat menatap tajam pada Luqman.

“Maaf ya, itu karena kamu melakukannya dibulan puasa,” jawab Luqman dengan halus,”apalagi kamu tahu, bukankah seharusnya kamu juga berpuasa? Kamu bukannya ikut menahan lapar dan haus, tapi malah menggoda orang dengan tingkahmu itu..” Sebenarnya Luqman masih akan mengeluarkan uneg-unegnya, mengomeli anak kecil itu. Tapi mendadak bocah itu berdiri sebelum Luqman selesai. Ia menatap Luqman lebih tajam lagi, dan tiba tiba berkata dengan lantang.

“Itu kan yang kalian lakukan juga kepada kami semua!
Bukankah kalian yang lebih sering melakukan hal ini ketimbang saya..?!
Kalian selalu mempertontonkan kemewahan ketika kami hidup dibawah garis kemiskinan pada sebelas bulan diluar bulan puasa?
Bukankah kalian yang lebih sering melupakan kami yang kelaparan, dengan menimbun harta sebanyak-banyaknya dan melupakan kami?
Bukankah kalian juga yang selalu tertawa dan melupakan kami yang sedang menangis?
Bukankah kalian yang selalu berobat mahal bila sedikit saja sakit menyerang, sementara kalian mendiamkan kami yang mengeluh kesakitan hingga kematian menjemput ajal..?!
Bukankah juga di bulan puasa ini hanya pergeseran waktu saja bagi kalian untuk menahan lapar dan haus? Ketika bedug maghrib bertalu, ketika azan maghrib terdengar, kalian kembali pada kerakusan kalian…!?” Bocah itu terus saja berbicara tanpa memberi kesempatan pada Luqman untuk menyela.

Tiba-tiba suara bocah itu berubah. Kalau tadinya ia berkata begitu tegas dan terdengar “sangat” menusuk, kini ia bersuara lirih, mengiba.

“Ketahuilah pak.., kami ini berpuasa tanpa ujung, kami senantiasa berpuasa meski bukan waktunya bulan puasa, lantaran memang tidak ada makanan yang bisa kami makan. Sementara Tuan hanya berpuasa sepanjang siang saja.

Dan ketahuilah juga, justru bapak dan orang-orang di sekeliling bapak lah yang menyakiti perasaan kami dengan berpakaian yang luar biasa mewahnya, lalu kalian sebut itu menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?

Bukankah kalian juga yang selalu berlebihan dalam mempersiapkan makanan yang luar biasa bervariasi banyaknya, segala rupa ada, lantas kalian menyebutnya dengan istilah menyambut Ramadhan dan ‘Idul Fithri?

Pak.., sebelas bulan kalian semua tertawa di saat kami menangis, bahkan pada bulan Ramadhan pun hanya ada kepedulian yang seadanya pula.
Pak.., kalianlah yang melupakan kami, kalianlah yang menggoda kami, dua belas bulan tanpa terkecuali termasuk di bulan ramadhan ini. Apa yang telah saya lakukan adalah yang kalian lakukan juga terhadap orang-orang kecil seperti kami…!

Pak.., sadarkah Bapak akan ketidak abadian harta?
Sadarkah apa yang terjadi bila bapak dan orang-orang sekeliling bapak tertawa sepanjang masa dan melupakan kami yang semestinya diingat? Bahkan, berlebihannya bapak dan orang-orang di sekeliling bapak bukan hanya pada penggunaan harta, tapi juga pada dosa dan maksiat..

Tahukah Bapak akan adanya azab Tuhan yang akan menimpa?

Pak.., jangan merasa aman lantaran kaki masih menginjak bumi.
Jangan merasa perut kan tetap kenyang lantaran masih tersimpan pangan ‘tuk setahun,
Jangan pernah merasa matahari tidak akan pernah menyatu dengan bumi kelak….”

Entahlah apa yang ada di kepala dan hati Luqman. Kalimat demi kalimat meluncur deras dari mulut bocah kecil itu tanpa bisa dihentikan. Dan hebatnya, semua yang disampaikan bocah tersebut adalah benar adanya! Setelah berkata pedas dan tajam seperti itu, bocah itu pergi begitu saja meninggalkan Luqman yang dibuatnya terbengong-bengong.

Di kejauhan, Luqman melihat bocah itu menghilang bak ditelan bumi. Bocah itu benar-benar misterius! Dan sekarang ia malah menghilang! Luqman tidak mau main-main. Segera ia putar langkah, balik ke rumah. Ia ambil sajadah, sujud dan bersyukur.

Luqman berterima kasih kepada Allah yang telah memberikannya hikmah yang luar biasa. Luqman tidak mau menjadi bagian yang Allah sebut mati mata hatinya. Sekarang yang ada dipikirannya sekarang, entah mau dipercaya orang atau tidak, ia ingin sekali menjelaskan hikmah perkataan bocah tadi kepada semua orang yang dikenalnya, kepada sebanyak-banyaknya orang...

disadur dari :
http://www.inertseven.info/2011/08/bocah-misterius-di-bulan-ramadhan.html
(sumber: http://situslakalaka.blogspot.com/2011/08/bocah-misterius-di-bulan-ramadhan.html)